Beli ISBN Saja, Bolehkah?

Beli ISBN Saja, Bolehkah?

Awalnya, kami agak berang ketika ada penulis yang hanya sekadar ingin membeli ISBN saja di Gerhana Publishing.

Namun, belakangan hal itu tidak lagi. Sebab kami sadar, kami juga punya tanggung jawab untuk mengedukasi para penulis agar mendapatkan nomor ISBN dengan cara yang benar dan legal.

Mereka (penulis) yang ingin membeli ISBN saja biasanya memang kami anggap tidak mengetahui seluk-beluk ISBN tersebut dikeluarkan. 

Meski sebenarnya, menurut hemat kami, mereka tau kalau membeli ISBN saja adalah tindakan ilegal.

Apalagi (mungkin) penulis tersebut tau bahwa Gerhana Publishing sudah terdaftar sebagai anggota IKAPI daerah Sumut.  

 

Praktik Jual Beli ISBN

Ya, ada banyak alasan mengapa penulis atau sekelompok oknum mau melakukan praktik jual beli ISBN ini.

Kenapa saya bilang oknum?

Karena proses jual beli nomor ISBN ini memang tak hanya muncul dari si penulis saja.

Melainkan dari pihak penerbit pun ada yang memang sengaja membuka peluang agar nomor ISBN ini dijual dengan harga yang relatif mudah dijangkau.

Satu diantara alasan mengapa penulis atau sekelompok oknum mau melakukan praktik jual beli ISBN ini adalah persoalan mental yang buruk.

Dari sisi penulis beralasan tak mau ribet mengurus ini-itu agar ISBN dalam keluar dengan mudah.

Sementara bagi penerbit yang mau menjualbelikan ISBN ini, bisa jadi karena ingin mendapatkan keuntungan secara instan.

Dalam lain keadaan, ada juga penulis yang memang ingin mendapatkan ISBN dari Gerhana Publishing tapi nama penerbit menggunakan nama komunitas si penulis.

Ini juga hal yang sebenarnya tak jauh berbeda dengan kondisi di atas; tak mau ribet!

Mereka tidak mau berpayah-payah mendirikan penerbit untuk menerbitkan buku-buku mereka.

Tapi di samping itu, mereka ingin mendapatkan nomor ISBN atas buku yang mereka terbitkan dengan mudah dan cepat.

 

Editor Profesional

Kalau mau kita mau menilik sejenak bahwa menulis buku ber-ISBN sebenarnya taklah sulit. Namun, tak juga semuanya dapat dipermudah dengan menabrak aturan yang ada.

Penulis yang mengirimkan naskah ke Gerhana Publishing atau ke penerbit lain sepantasnya memang melewati sejumlah tahapan. Tahapan terpenting itu adalah tahapan editorial.

Naskah yang masuk ke meja redaksi harus sudah lulus sensor dari editor yang ada di penerbit tersebut.

Sebab, baik tidaknya sebuah naskah tentu saja harus melewati mata jeli sang editor. Ibarat berperang di medan juang, editor ini adalah jendral perang yang mengatur segenap strategi agar kemenangan dapat diraih.

Apa jadinya jika buku yang diterbitkan dan mendapatkan nomor ISBN namun tanpa ditangani oleh editor andal?

Bisa jadi naskah buku tersebut akan penuh dengan ketimpangan di sana-sini.

Naskah yang sudah ditangani editor pun sangat mungkin terjadi kesalahan. Konon lagi naskah yang tak ditangani oleh editor.

Jadi, ISBN yang dikeluarkan oleh penerbit merupakan sebentuk tanggung jawab moral atas kerja-kerja editor dalam menangani naskah buku.

Tak sampai disitu, Perpusnas RI juga melarang keras praktik jual beli nomor ISBN ini. Penerbit yang kedapatan melakukan hal ini akan mendapatkan sanksi administratif dari pihak Perpusnas RI.

Kalau begitu, mari kita terbitkan buku ber-ISBN dengan cara legal dan bertanggung jawab! 

Ingin konsultasi dengan kami terkait naskah buku yang hendak Anda terbitkan? Silakan hubungi kami DISINI 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!